ANALISIS KONFLIK PADA USAHA KECIL OBAT TRADISIONAL DI JAWA TENGAH DAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Authors

  • Tri Kusuma Wardani Universitas Al-Irsyad Cilacap
  • Yuniariana Pertiwi

Keywords:

Konflik, Usaha Kecil Obat Tradisional, Faktor

Abstract

Konflik merupakan aspek yang tak terhindarkan dalam hubungan sosial manusia di berbagai organisasi. Oleh karena itu diperlukan manajemen konflik dalam setiap individu tak terkecuali untuk tenaga kefarmasian. Tenaga farmasian juga memerlukan keilmuan tentang manajemen konflik dalam lingkup kerjanya, termasuk di industri obat tradisional. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi fenomena konflik di bidang obat tradisional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif pada partisipan yang merupakan pekerja UKOT (Usaha Kecil Obat Tradisional) di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY. Berdasarkan hasil penelitian terkait pandangan tentang konflik UKOT di Provinsi Jawa Tengah (71,43%) dan Provinsi DIY (62,50%) didominasi dengan pendapat bahwa pandangan tentang konflik sesuai dengan pandangan hubungan manusia (the human relations view). Berdasarkan faktor penyebab konflik UKOT di Provinsi Jawa Tengah (25,76%) dan di Provinsi DIY (35,14%) menyatakan karakteristik yang berbeda atau perbedaan nilai-nilai pribadi menjadi faktor penyebab konflik terbesar terbesar penyebab konflik. Kesimpulan dari penelitian tersebut yaitu faktor terbesar penyebab konflik pada UKOT di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi DIY adalah karakteristik yang berbeda atau perbedaan nilai-nilai pribadi

Downloads

Published

2025-02-01